Uni Eropa Dukung Perlindungan Hutan Aceh

Ulu Masen hutan, Aceh, Indonesia (Foto: DFID)

Kamis (7/3), Greenomics Indonesia mengadakan pertemuan dengan perwakilan delegasi Uni Eropa (UE) untuk Indonesia, Brunei Darussalam dan ASEAN. Pertemuan ini membahas tentang rencana Gubernur Aceh membuka lahan 55.000 hektar hutan lindung, serta penegasan komitmen UE terhadap perlindungan hutan di wilayah Aceh pasca tragedi tsunami.

“Karena UE berkomitmen mendukung upaya perlindungan hutan di Aceh dalam jangka waktu yang panjang, kami merasa perlu untuk menjelaskan kepada mereka tentang rencana Gubernur Aceh untuk membuka hutan lindung,” jelas Direktur Eksekutif Greenomics Indonesia Elfian Effendi dalam siaran pers yang diperoleh hukumonline, Jumat (8/3).

Dituturkan Elfian, UE menyatakan akan tetap berkomitmen untuk mendukung upaya perlindungan hutan di Provinsi Aceh dan Sumatra Utara dalam proyeksi jangka panjang. UE, lanjut dia, juga menegaskan bahwa mereka tidak akan melakukan intervensi.

“Atas respon UE yang cukup positif, kami terdorong untuk bekerja lebih maksimal untuk memastikan bahwa hutan lindung di Aceh tidak dijadikan target penebangan melalui perubahan terhadap rencana tata ruang Aceh,” pungkas Elfian.

 

Sumber: Hukum Online


Cerita terbaru

Lowongan Pekerja Program LifeMosaic di Indonesia

2nd Aug 2021
Kesempatan khusus untuk bergabung dengan tim kecil LifeMosaic yang bersemangat. Kami sedang mencari Pekerja Program untuk mendukung gerakan masyarakat adat di Indonesia. Tenggat pengiriman lamaran tanggal 16 Agustus 2021.


Lowongan Pekerjaan di LifeMosaic

2nd Sep 2019
Ingin bergabung dengan tim LifeMosaic yang bersemangat? Kami sedang mencari Pekerja Program untuk mendukung gerakan masyarakat adat di Indonesia. Tenggat pengiriman lamaran tanggal 16 September 2019.


LifeMosaic adalah lembaga nir laba yang tercatat (Nomer pencatatan : SC300597) dan lembaga amal tercatat di Skolandia dengan nomer SC040573