Rakyat Sejahtera, Hutan Lestari - Wilayah Kehidupan

Masyarakat Guatemala mengelola setengah juta hektar hutan secara lestari.

  • Rakyat Sejahtera, Hutan Lestari

    Di timur laut Guatemala, di antara reruntuhan kuno suku Maya dan beragam hutan hujan tropis, terbentang salah satu hutan masyarakat terluas di dunia. Video ini berbagi kabar baik tentang bagaimana masyarakat pedesaan dan masyarakat adat melindungi dan mengelola setengah juta hektar hutan secara lestari seraya membawa berbagai manfaat ekonomi dan sosial bagi masyarakat setempat.

    Lama Waktu Pemutaran

    12 menit

    Latar Belakang

    Asosiasi Masyarakat Hutan Peten, yang dikenal sebagai ACOFOP, didirikan oleh masyarakat setempat pada tahun 1995. ACOFOP adalah organisasi yang sepenuhnya berbasis masyarakat yang lahir dari kebutuhan untuk membuat pemerintah saat itu mendengarkan masyarakat, dan menyadari bahwa hanya dengan melibatkan masyarakat maka upaya pelestarian semua kekayaan alam ini memungkinkan.

     

    Download film disini

    Usulan pertanyaan untuk diskusi setelah pemutaran

    • Bagaimana komunitas Anda bisa memenuhi kebutuhan tanpa tergantung pada proyek pembangunan skala besar?
    • Ide apa yang komunitas Anda miliki untuk pembangunan ekonomi alternatif? (Kayu, produk hutan nonkayu, pariwisata, dll.) Bagaimana Anda dapat mengembangkannya?
    • Praktik, hukum adat dan pengetahuan apa yang Anda miliki untuk mengelola dan dan melindungi hutan/wilayah Anda secara efektif?
    • ACOFOP adalah organisasi masyarakat yang mewakili suara masyarakat dan melakukan lobi-lobi untuk kepentingan utama mereka. Apakah Anda memiliki organisasi yang dipimpin oleh masyarakat dan bagaimana organisasi ini dapat diperkuat?

    Usulan kegiatan tindak lanjut setelah pemutaran

    • Pikirkan tentang wilayah dan komunitas Anda dalam hal kekuatan, kelemahan, peluang dan ancaman.
    • Susun strategi untuk pembangunan ekonomi alternatif komunitas Anda.
    • Permainan peran: Bayangkan komunitas Anda tengah berkampanye untuk mendapatkan kawasan hutan masyarakat yang luas seperti di video ini. Siapkan argumen untuk pemerintah untuk menunjukkan manfaat-manfaat yang dihasilkan ketika lahan dikelola masyarakat.

  • Dokumen

    Hasil Hutan Non Kayu: Gambaran Masa Lampau Untu Prospek Masa Depan

    Istilah Hasil Hutan Non Kayu semula disebut Hasil Hutan Ikutan merupakan hasil hutan yang bukan kayu berasal dari bagian pohon atau tumbuh-tumbuhan yang memiliki sifat khusus yang dapat menjadi suatu barang yang diperlukan oleh masyarakat, dijual sebagai komoditi ekspor atau sebagai bahan baku untuk suatu industri. Ir Sadikin Djajapertjunda & Ir Lisman Sumardjani. Makalah untuk Kongres Kehutanan Indonesia III, Oktober 2001.

    Jangan Ambil Hutan Kami! Suara-suara dari area demonstration activities REDD di Kalbar

    Pandangan kelompok masyarakat sipil Indonesia tentang prinsip, prasyarat dan langkah mereformasi kebijakan penguasaan tanah dan kawasan hutan di Indonesia. Kelompok masyarakat sipil Indonesia mengusulkan tiga ranah perubahan sebagai cara untuk mereformasi kebijakan penguasaan tanah dan hutan. Ketiganya adalah: (1) Perbaikan kebijakan dan percepatan proses pengukuhan kawasan hutan; (2) Penyelesaian konflik kehutanan; (3) Perluasan wilayah kelola rakyat dan peningkatan kesejahteraan masyarakat adat dan masyarakat lokal lainnya (Laurensius Gawing, 2010).

    Pengelolaan Hutan Berbasis Masyarakat: Status Kini dan Masa Depan

    Forum Nasional untuk Hutan dan Masyarakat yang pertama di Indonesia ini bertujuan untuk: menilai status terkini perkembangan PHBM di tanah air; mengidentifikasi tantangan dan peluang; serta; menguatkan komitmen bersama dan menyusun rencana aksi nasional bagi pengembangan PHBM (RECOFTC, 2014).

    Video

    Hutan Adat Pasca Putusan MK35

    Hutan Adat Paska Putusan Mahkamah Konstitusi No. 35 Tahun 2012 mengatakan bahwa Hutan Adat Bukan lagi bagian dari Hutan Negara. Film ini berisi penjelasan dan penegasan para tokoh instansi negara, pakar hukum dan masyarakat adat mengenai Putusan MK No. 35. Di dalamnya tergambarkan mengenai kondisi hutan adat yang selama ini diklaim oleh komunitas adat dan konflik yang menyelimutinya. (HuMa, 2013)


    Link terkait

    GreenIndonesia Bersama Enam Kelompok Masyarakat Adat, Bermitra untuk Melindungi Hak atas Wilayah A..

    GreenIndonesia Bersama Enam Kelompok Masyarakat Adat, Bermitra untuk Melindungi Hak atas Wilayah Adat dan Alam, dengan Memperkenalkan Kekayaan Budaya dan Lingkungan Mereka. GreenIndonesia dan enam mitra komunitas masyarakat adat akan menjadi berita utama dalam Reiselivsmessen Oslo, sebuah pameran pariwisata terbesar di Skandinavia. Bersama-sama mereka menunjukkan bahwa pembangunan ekonomi hijau yang tangguh masih mungkin dijalankan ketika hak atas tanah masyarakat lokal dan integritas ekosistem alam sama-sama dilindungi (www.greenindonesia.org, 2015).


LifeMosaic adalah lembaga nir laba yang tercatat (Nomer pencatatan : SC300597) dan lembaga amal tercatat di Skolandia dengan nomer SC040573