"Industri skala besar telah masuk ke wilayah masyarakat adat, seperti tambang, penebangan kayu, yang berdampak besar terhadap perubahan iklim."

Larry Salomon,
Tokoh Adat, Nikaragua
 
 

Proyek Perubahan Iklim

Demam - Sebuah Panduan Video

Film-film untuk Advokasi

Sumber Informasi Perubahan Iklim dan REDD

Mitra Proyek

REDD di Ambang Pintu

Proyek REDD

 

Permintaan Film

Mengadakan Pemutaran Film

Bagi Cerita Anda

Dukung Kami

 

 

 

 

 

 

Film Advokasi Perubahan Iklim

 



* klik gambar untuk menonton film

Kesempatan Bicara, Kesempatan Mendengar

Masyarakat adat hanya menyumbang sedikit terhadap perubahan iklim. Mereka tekah menyumbang banyak untuk kemanusiaan. Namun, banyak yang terkena dampak akibat cuaca tak menentu, banjir dan kekeringan. Dalam film pendek ini, masyarakat adat dari berbagai suku dan kelompok adat di seluruh Indonesia dan Filipina memberikan pesan mereka ke para pengambil kebijakan.

LifeMosaic / Tebtebba / AMAN (6 menit)


 


* klik gambar untuk menonton film
Perhatian ke Semenanjung Kampar

Semenanjung Kampar merupakan lahan gambut seluas 700,000 hektar sampai kedalaman 15 meter, di Pulau Sumatera, Indonesia. Lahan gambut mengandung lebih dari 2 milyar ton karbon. Seluruh perhatian tertuju ke Kampar: penebang kayu, pedagang karbon dan perusahaan perkebunan. Namun, apa yang tersisa untuk masyarakat adat Akit dan melayu yang tinggal di semenanjung?

LifeMosaic / Gekko Studio / Jikalahari (14 menit)

   


* klik gambar untuk menonton film  
REDD: Binatang Baru di Hutan

REDD (Pengurangan Emisi dari Deforestasi dan Degradasi Hutan), merupakan strategi mitigasi perubahan iklim guna mengurangi emisi Gas Rumah Kaca (GRK) dengan mencegah atau mengurangi penggundulan dan degradasi hutan. Masyarakat adat yang hidup di dalam hutan membawa pesan penting terkait REDD, potensi peluang, dan resiko kegagalan apabila hak-hak masyarakat adat, pengetahuan dan praktek tradisional mereka tidak diakui.

LifeMosaic / Tebtebba / AMAN (7 menit)

   


* klik gambar untuk menonton film
Bugta

Bugta merupakan pesan dari suku Talaandig, Mindanao, Filipina untuk COP15. Komunitas Talaandig masih mengadakan sebuah ritual selama pertemuan Copenhagen, untuk mendoakan para pemimpin agar melindungi bumi dan menjamin keadilan bagi seluruh mahluk hidup.

Talaandig / LifeMosaic (1 menit)